Beranda » Ketika Harus Jujur » Mengapa Kau Bakar Rumah Singgahmu Sendiri…

Mengapa Kau Bakar Rumah Singgahmu Sendiri…

Arsip

Jejak Langkah

  • 56,949 tapak

Mengapa kau bakar rumah singgahmu sendiri

Dengan api

Yang tak kau ukur panasnya

Yang tak kau sediakan alat pemadamnya

Sementara anak-anak mu sedang mengeja di dalamnya

Dengan Pena yang diharapkan akan tertulis kebaikan kebenaran

Pada papan waktu yang dijalani untuk sebuah perjuangan

.

Mengapa kau bakar rumah singgahmu sendiri

(Kalau kau hanya ingin menjerakan anak-anakmu sendiri, mengapa tidak dengan hati… )

.

Mengapa kau bakar rumah singgahmu sendiri

Nyala api

Bara

Hangus

Musnah

Arang

Abu

dan Mati

.

Kau pun perlahan pergi


5 Komentar

  1. belajar_tuk_jujur mengatakan:

    Puisinya ko ngena banget sama kejadian di instansi saya yang baru di sidak ya..:D
    Sekarang banyak temen yang malu di instansi saya…
    Tapi mo gmn lagi???
    Semoga aja kedepannya kami punya instansi yang bersih, berwibawa dan SEORANG PEMIMPIN yang punya rasa memiliki instansi ini…
    Amiiin…

  2. Kang Hasan mengatakan:

    Nak, IBU-mu berselingkuh dengan orang kaya
    abang-abang mu terlena dalam buai kemewahan
    Bapak sudah mengingatkan dengan cinta yang tak terkira
    dengan tatap harap matamu akan asa depan
    tetapi godaan harta dan kekayaan telah mebutakan mata-hatinya,
    maaf kalau Bapak kalap dan membakar rumah yg kita cintai ini
    maaf kalau engkau ikut menderita
    sejujurnya, Bapak menanggung malu tak terkira
    tetapi bapak lebih mencintai ketulusan dan kejujuran
    nilai yang kelak engkau arus utamakan

    Dari : Bapak angkatmu…

  3. bapakethufail mengatakan:

    :kang hasan
    makasih banget komentarnya

  4. yoga mengatakan:

    seseorang pernah jatuh,dia bangkit lagi,apakah jatuh dalam tempat yang sama bukan suatu kebodohan? apakah pembenaran bila karena istri dan anak kita mendzalimi orang laen?

    ______________________________________________________________
    jangan menuntut orang lain untuk merubah negara ini,tetapi rubahlah negara ini dari dirimu sendiri

  5. bapakethufail mengatakan:

    : yoga
    makasih masukannya… “negeri” ini harus berubah menjadi baik itu kita sepakat, cara atau methoda untuk merubah mungkin yang kita agak tidak sepakat.(:beda)
    mudah2an perbedaan akan memperkuat do’a-do’a kita pada Alloh Swt…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: