Beranda » kesehatan » KETAKUTAN SAAT MALAM

KETAKUTAN SAAT MALAM

Arsip

Jejak Langkah

  • 56,949 tapak

Usia 2-3 tahun adalah periode utama terjadi mimpi buruk. Ketika orang tua bertanya perihal mimpi buruknya, anak biasanya dia tidak ingat. Ada kalanya dia menjawab bahwa teman sekolahnya telah memukulnya. Hal ini memang terjadi satu atau dua kali dalam kehidupan nyata, sekalipun tidak rutin. “Usia 2-3 tahun adalah periode ketika kreativitas dan imajinasi sedang berkembang, dan ini sering terpantul dalam dunia mimpi yang kabur.,” kata Jodi Mindell, Phd, penasehat majalah Parents sekaligus penulis Sleeping Through The Night How Infants, Toddlers and Their Parents Can get a Good Night’s Sleep. Karena Batita masih sulit membedakan kenyataan dengan fantasi, mimpi buruk tampaknya menakutkan bagi mereka. Tip-tip dibawah ini akan membantu anda menenangkan si kecil.

BERSIKAPLAH TENANG KETIKA ANAK ANDA TERBANGUN DARI MIMPI BURUK. Pastikan dia tahu bahwa ia aman, bahwa mimpi seram itu telah berakhir, dan anda berada di dekatnya. Pelukan atau tepukan lembut di punggung juga bias membantu anak merasa tenang dan aman. Biarkan dia bicara mengenai mimpinya. Karena semakin Anda tahu, semakin Anda bisa menenangkan dirinya. Mimpi buruk kadang-kadang merefleksikan konflik nyata dalam kehidupan sehingga Anda bisa memperoleh gambaran mengenai hal-hal yang dia khawatirkan. Jelaskan bahwa mimpi bukanlah suatu hal yang nyata. Beri penjelasan sederhana dan tetap tunjukkan simpati. “Mama tahu mimpi buruk terasa menyeramkan. Tapi ketahuila, itu tidak benar-benar terjadi.

JANGAN MEMBAWA ANAK KE TEMPAT TIDUR ANDA. Hal itu hanya akan menciptakan kebiasaan yang sulit dihapus. Selain itu memindakan dia ke kamar lain seolah mengindikasikan bahwa kamar anak anda adalah tempat yang menakutkan.

TEMANI SELAMA DIA MEMBUTUHKAN ANDA. Tapi, jangan sampai dia terlalu nyaman. “Apabila Anda berbaring di ranjang hingga dia tertidur, Anda kehilangan kesempatan untuk mengajarkannya bahwa tidak apa-apa untuk sendirian. Duduklah ditepi atau di dekat ranjang. Setelah beberapa menit, tanyakan jika dia sudah siap tidur kembali. Biarkan pintu kamarnya dalam keadaan terbuka saat Anda pergi.

JANGAN MENYALAKAN LAMPU. Karena Anda justru akan menanamkan rasa takut terhadap kegelapan. Tidak masalah jika Anda menyalakan lampu tidur yang sinarnya temaram.

ATASI RASA TAKUT TERHADAP GELAP. Mimpi buruk bias memicu atau memperdalam rasa takut terhadap gelap pada sebagian anak. Tebarkan stiker yang menyala dalam gelap di langit-langit kamar, tunjuk bland an bintang dari jendela, bacakan dongeng lucu mengenai malam itu.

JANGAN TAWARKAN CAMILAN UNTUK MENGALIHKAN PERHATIAN. Cemilan memang bisa menenangkan, tapi juga cenderung membuat anak tetap terjaga. Selain itu, makan di waktu tidur bisa membuatnya lapar akan camilan tengah malam setiap hari. Tawarkan saja minuman.

Apabila mimpi buruk yang rutin terjadi mengganggu tidur anak (maupun keluarga Anda), kemungkinan dokter akan mereferensikan Anda ke spesialis tidur atau psikolog yang bias membantu mencari enyebab serta membuat rencana untuk mengatasi mimpiburuk.

Sumber :

Republika/Ahad, 1 Juni 2008/ayahbunda/Kolom Parents


1 Komentar

  1. greenrose mengatakan:

    hello..Good day! just wanna invite you to visit my blog if you have time..thanks!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: