Sebuah artikel yang menarik(dari sebuah site tentang autisme: www.rumahautis.com ) dengan judul TENTANG AUTIS sebagai pengenalan secara umum tentang autisme. Foto adalah Faisal dan Prita (dua diantara beberapa murid istimewa) yang kami ambil dari sebuah postingan di Sekolah Alam Arridho.
Secara utuh tulisan itu kami copy paste sebagaimana di bawah ini, Mudah2an memberi manfaat bagi siapa saja yang hadir dan membaca di blog ini. :
Autisme adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang berat / luas. Umumnya terjadi pada anak umur 3 tahun pertama kehidupannya. Kasusnya memang masih tergolong langka. Tetapi sejak 1990 ada kecenderungan kenaikan angka kasus yang dratis. Sebagai gambaran ditemukan di AS pada akhir tahun 1990 ditemukan 15 – 20 kasus autisme pada setiap 10.000 kelahiran. Pada tahun 2000 diperkirakan 1 dari 250 anak menderita kelainan autisme.
Di Indonesia sampai kini belum ada data yang pasti mengenai jumlah penyandang autisme. Namun berdasarkan pendataan kasar Himpunan autisme Indonesia (Autism Society of Indonesia /HAI), dalam seminggu setiap poliklinik autisme dikunjungi rata-rata 4-5 penderita baru autisme. Diperkirakan angka itu bakal meningkat tajam, mengingat makin buruknya factor lingkungan sebagai salah satu pemicu timbulnya autisme.
7 (tujuh) Gejala Autisme :
- Defisit bicara dan bahasa : terlambat bicara, tidak bisa bicara, bicara terhenti dan hilang
- Abnormalitas sensorik ; ketidaknormalan pada fungsi mulut, pendengaran, perabaan, kurang sensitive pada cahaya serta penglihatan kabur.
- Masalah motorik ; gangguan pada fungsi organ seperti tangan, kaki, tungkai kaki, sulit duduk, sulit merangkak dan sulit jalan.
- Kelemahan kognitif ; konsentrasi dan perhatian yang buruk, gampang beralih obyek.
- Perilaku yang tidak biasa ; suka melukai diri sendiri (mis: suka membentur-benturkan kepala ke dinding), menangis tanpa sebab, begong dan kesulitan tidur.
- Gangguan psikiatrik ; malu dan tidak suka berkumpul dengan teman sebaya. Cenderung menarik diri.
- Masalah fisik ; sulit mengunyah atau menelan, alergi, nafsu makan buruk/terbatas dan gatal-gatal.
Faktor penyebab autisme multifactor, kemungkinan besar dasarnya adalah:
-
-
Kerentanan genetik (Genetic Susceptibility/Vulnerability)
-
Infeksi (rubella, cytomegalovirus) saat masih dalam kandungan.
-
Bahan-bahan kimia seperti zat pengawet makanan, pewarna, perasa makanan & berbagai fastfood
-
Bahan polutan seperti timbal/ timah hitam yang banyak ditemui sebagai akibat pembakaran tidak sempurna dari kendaraan bermotor
-
Bahan merkuri/ air raksa (yang ditemukan pada ikan-ikan hasil tangkapan)
-


& Komentar
Kamis, September 11, 2008 pukul 1:02
penanganannya sebaiknya bagaimana dunk?
Kamis, September 11, 2008 pukul 1:17
ada beberapa artikel yang mungkin bisa memuaskan mbak…. di ww.rumahautis.com dan insyaallah saya cari referensi/sumber yang yang berisi cara penanganannya dan insyaallah saya posting di postingan selanjutnya…
Kamis, September 11, 2008 pukul 10:03
Yaaa… autis terkadang menjadi dilema tersendiri , tentunya dilema bagi orangtua2 yang tidak menghargai anugerah tuhan , dan bagi saya anak-anak autis itu adalah manusia2 super , manusia yang bisa bertahan dengan kekuguannya .
Kamis, September 11, 2008 pukul 12:18
IMHO, sebenarnya yang lebih diharapkan oleh anak-anak berkebutuhan khusus dan orangtua yang diberikan amanah tersebut adalah sikap MENERIMA, acceptance, dari seluruh elemen masyarakat.
Jangan dipertanyakan. Namun terima lah apa adanya…..
Salam.
de’Jon, bapake Iqbal 9th, Autism
Kamis, September 11, 2008 pukul 2:38
yup!
plus kesabaran tiada batas!
Kamis, September 11, 2008 pukul 5:24
apakah betul orang yang punya penyakit autis jikalau sembuh menjadi orang yang jenius!
wekekekekekke!
Kamis, September 11, 2008 pukul 7:51
orang autis….lebih berharga dihadapan Allah dari pada kita2 yang kurang bertaqka