Sebuah realita di negeri ini, bahwasanya banyak diantara kita sering LARI dari apa yang seharusnya kita hadapi. Seorang anak yang lari ketika dia harus bertanggung jawab terhadap apa yang di perbuatnya disalah satu postingan blog Sekolah Alam Arridho menjadi pelajaran dan inspirasi tersendiri. lebih lengkapnya KLIK DISINI , mudah-mudahan memberi manfaat minimal pelajaran dan renungan bagi kita
Kamis, Agustus 21, 2008
Kenapa Harus Lari
Tentang bapakethufail
Mempunyai satu istri dan empat orang anak.
Bekerja di instansi pemerintah tepatnya di Depkeu
Ingin belajar untuk jujur.... minimal kepada NYA
Hobi membaca (apa saja)
Tampilkan semua tulisan oleh bapakethufail
This entry was posted on Kamis, Agustus 21st, 2008 at 1:59 and tagged with kenapa harus lari, sekoah alam arridho and posted in Artikel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
5 Tanggapan to “Kenapa Harus Lari”
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Halaman
Pribadi
Arsip
Kategori
-
Yang Terbaru
-
Kata Mereka
Inspirasi
Media
Sekolah
Silaturahiman
- abu musaddad
- achoey sang khilaf
- ahmad sholeh
- ahsinmuslim
- ai
- alabahy
- Alim Fanani
- Amni Khalim
- Andhy Joelianto
- andymse
- anggavantyo
- ardyansah
- ariefdj™
- astridsavitri
- Auliaziz
- awan965
- Ayub
- azaxs
- banNyu
- bayu200687
- blogmas
- bunoor
- Catatan Kecik
- Cebong
- Chic
- Deafiyanti
- Doni Riadi
- dyahsuminar
- Elindasari
- elyswelt
- falla
- gadis rantau
- gelandangan
- Goenawan Muhammad
- GusKun.Com,berbagi dan berusaha
- Hakim
- hakimaza
- Hasanudin
- hidupsehat
- Isma Kazee
- jurmansyah
- Keboen’s Pingkan
- kucingkeren
- Lentera Hati
- limpo50
- lubyz
- Lyla
- Mahesa Jenar
- marsudiyanto
- max
- mikekono
- mudabentara
- Mufti Arkan
- myryani
- Namakuananda
- Nandien
- nenyok
- Nin
- odie
- ovvy
- pakde
- Panduan
- Parenting Islami
- Pitutur
- Ple-Q
- Puisi
- rahadian
- redesya
- rhadhia
- rindu
- rizko
- rohyana
- Rudra
- sarahtidaksendiri
- Sawali Tuhusetya
- septy
- tiex
- tifandhaluhzan
- TRENdi
- Trendy
- Wahyu TM
- Wahyuy
- wennyaulia
- wi3nd
- Wulankoe
- yb2ecg
- yessymuchtar
- yulism
Sosial
Wisata
-
Jejak Langkah
- 37,174 tapak
Agustus 21st, 2008 at 5:12
kebelet pipis mungkin tuh orang!
menuju TKP!
Agustus 22nd, 2008 at 2:24
lempar batu sembunyi tangan…
Agustus 22nd, 2008 at 2:27
..karena, sejak kecil kita tidak dilatih utk bertanggung jawab.. Ingat lah saat masih balita dulu, ketika jatuh akibat terkena pinggiran meja atau benda lain, kemudian menangis, siapa yang disalahkan ? Ingat lah saat rebutan maenan dgn sodara2nya dulu, kemudian nangis, yg disalahkan siapa ? .. hehe..
Agustus 22nd, 2008 at 3:44
Dari sejak dini kita sdh dikenalkan dg kambing item. Begitu gede kambing itemnya takdir ama setan. Malas solat, setan disalahkan, diruqyah. Miskin, takdir disalahkan. Bodo, setan disalahkan. Gak dapet2 jodoh, takdir disalahkan. Diri sendiri gak pernah salah.
Agustus 25th, 2008 at 9:52
: trendy
kebelet ngumpet yang jelas mas
:kucingkeren
he he he kayak lempar cakram aja mas
:ariefdj
kalau ngutip bukunya fauzil adim…..>>>> dari semenjak anak kita sudah mencoba mengajarkan untuk mencari kambing hitam, misalnya anak jatuh yang disalahkan pasti kodok. “Kodoknya nakal ya dik”….
:Mbah Dipo
ya itu mbah kodok gak tahu apa-apa di salahin….. slahnya kodok (judul bukunya fuzil adhim). lha kalau gusti Allah sing di salahke malah wis kebangeten tenan iku mbah